MINYAK KACANG TANAH
Minyak kacang tanah merupakan minyak nabati yang dipergunakan untuk minyak goreng, bahan dasar pembuatan margarin mayonnaise, salad dressing dan mentega putih (shortening), dan mempunyai keunggulan bila dibandingkan dengan minyak jenis lainnya, karena dapat dipakai berulang-ulang untuk menggoreng bahan pangan. Selain itu minyak kacang tanah banyak digunakan dalam industri sabun, face cream, shaving cream, pencuci rambut dan bahan kosmetik lainnya. Dalam bidang farmasi minyak kacang tanah dapat digunakan untuk campuran pembuatan adrenalin dan obat asma.
Minyak Kacang adalah bahan organik minyak yang berasal dari kacang tanah Arachis hypogea, tercatat memiliki aroma dan rasa dari induknya kacang-kacangan.
Minyak ini sering digunakan dalam Cina, Asia Selatan dan Asia Tenggara masakan sebanyakminyak zaitun digunakan dalam Mediterania. Minyak kacang dihargai karena tinggi titik asaprelatif terhadap banyak minyak goreng lainnya. Komponen utamanya dalah asam lemak, asam oleat (46,8% sebagai olein), asam linoleat (33,4% sebagai linolein), dan asam palmitat (10,0% sebagai palmitin) [1]. Minyak juga berisi beberapa asam stearat, asam arakidonat, asam behenat,asam lignoserat dan asam lemak lainnya.
Kestabilan minyak akan bertambah dengan cara hidrogenasi atau dengan penambahan anti-oksidan. Dalam minyak kacang tanah terdapat persenyawaan tokoferol yang merupakan anti oksidan alami dan efektif dalam menghambat proses oksidasi minyak kacang tanah.
Komposisi Asam Lemak Minyak Kacang Tanah

- Asam stearat
- Asam palmitat
- Asam oleat dan linoleat




Tidak ada komentar:
Posting Komentar